The Postinstitute

"Empowering People, Fighting For Justice & Democracy"

Kamis, 17 Oktober 2019
Senin, 28 Mei 2012 04:45

Konsolidasi Radio Komunitas dan Evaluasi Program Radio

Pada hari Jumat 25 Mei 2012, Jaringan Radio Komunitas Blitar (JRKB++) atas dukungan The Post-Institute mengadakan pertemuan di lesehan d`Dadoz jalan Cakraningrat kota Blitar. Acara tersebut dihadiri oleh 4 perwakilan radio komunitas, diantaranya Harmoni FM, Jitu FM, Java FM dan Grast FM. Sedangkan ada beberapa perwakilan radio komunitas yang tidak dapat menghadiri acara tersebut, diantaranya Nirwana FM dan Bumi FM. Kesibukan dan aktivitas para penggiat kedua radio tersebut, yang menjadi kendala ketidakhadiran pada acara kali ini.

Maksud dan tujuan pertemuan kali ini adalah mendiskusikan produksi program yang akan dijalankan oleh para penggiat radio komunitas. Pembekalan seperti workshop dan Focus Group Discusion (FGD) yang selama ini telah dilakukan, diharapkan mampu memberikan pencerahan serta menambah wawasan para penggiat radio dalam merealisasikan manajemen dan memproduksi sebuah program acara. Mewujudkan apa yang mungkin dapat dilakukan dalam memproduksi program acara, baik itu Iklan Layanan Masyarakat (ILM), Features dan Talkshow merupakan sebuah indikator capaian para penggiat radio untuk menuangkan pengalaman yang telah didapatkannya selama ini.

Untuk pengantar diskusi tersebut disampaikan oleh saudara Mawan Mayuddin dan Deny Syahputra. Penyampaian intinya mengenai bagaimana mekanisme sebuah produksi ILM, Features dan Talkshow dijalankan dan kepekaan dalam melihat permasalahan yang terjadi di sekitar komunitas. Produksi yang akan dilakukan penggiat radio komunitas, diharapkan nantinya dapat memberikan sebuah informasi yang soluktif dalam memenuhi kebutuhan komunitas. Selain itu, sebuah produksi program juga diharapkan mampu menjadi media pembelajaran setiap para penggiat radio komunitas dalam mengembangkan kreativitas yang telah dimilikinya.

Selanjutnya yaitu pemamparan produksi apa saja yang akan dilakukan oleh 4 radio komunitas (Java FM, Jitu FM, Harmoni FM dan Grast FM). Dari radio komunitas Java FM yang diwakili oleh Aris Sutikno menyampaikan bahwa, saat ini telah memproduksi ILM dengan tema mengangkat “Budaya Nderes” (kebiasaan seseorang memanjat pohon pohon kelapa untuk mencari sarinya atau yang disebut Legen). Memang ada beberapa kerangka dalam pembuatan yang harus direvisi yaitu pengisi suara yang kurang 1 orang dan narasi dukungan yang harus diubah. Untuk produksi kedepan, Java FM akan mencoba membuat features dengan mengangkat tema tentang “Budaya Bersih Desa”. Adapun gambaran narasumber nantinya yaitu pihak Kamituwo, ketua RT dan masyarakat. Sedangkan untuk radio komunitas Jitu FM yang kemarin telah memproduksi talkshow dengan tema “Anak Berprestasi Pengrajin Kayu”, kedepan menurut Bung Permadi dan Wisnu Tipung selaku wakil dari Jitu FM akan membuat features. Tema yang diangkat nantinya adalah “Pengusaha Sukses Pengrajin Kayu”, menurutnya kenapa mengangkat tema ini adalah untuk menggali perjalanan hidup seorang pengrajin kayu yang telah mencapai keberhasilan dan diharapkan mampu menjadi motivasi bagi pengrajin-pengrajin kayu lainnya. Orang-orang yang akan dijadikan narasumber dalam features nantinya adalah ketua paguyupan pengrajin kayu, ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Blitar dan warga sekitar. Untuk radio Komunitas Harmoni FM yang diwakili oleh Ambar Kurniawan menyampaikan bahwa, kedepan akan mengadakan talkshow dengan tema “Kurangnya Tenaga Pengajar Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Umum baik di Kota dan Kabupaten Blitar”. Hal ini, memang didasari oleh fakta jumlah pendidik di bidang tersebut yang sangat sedikit dan tidak seimbang dengan jumlah siswanya. Narasumber yang akan didatangkan dalam acara talkshow nantinya adalah pihak Dinas Pendidikan Agama Kristen, pengajar Agama Kristen setempat dan siswa. Sementara untuk radio komunitas Grast FM yang diwakili oleh Anton dan Syuhrur menuturkan bahwa, kedepan akan memproduksi ILM dengan mengangkat tema “Budidaya Pepaya”. Menurutnya hal ini untuk menggalakkan dan memberi pencerahan kepada warga Desa Gaprang dan sekitarnya, bahwa penting menanam pohon pepaya karena manfaatnya. Sedangkan untuk pengisi suara ILM nantinya, akan diisi oleh para penggiat radio komunitas Grast FM sendiri (rif).