The Postinstitute

"Empowering People, Fighting For Justice & Democracy"

Senin, 24 September 2018
Jum'at, 01 April 2016 05:33

Kesenian Karawitan, Warisan Budaya Bangsa Yang Harus Dilestarikan Warga Pasiraman

Pasiraman. Selasa, 22 Maret 2016.Malam itu gelap gulita menyelimuti kediaman Bapak Suyoto dan wilayah desa Pasiraman. Dari sore hari memang sudah terjadi pemadaman di wilayah ini. Meskipun begitu tak menyurutkan langkah para lansia desa tambakrejo untuk berkumpul di rumah bapak Suyoto, tempat latihan kesenian karawitan. Bapak sukiman yang memotori kegiatan kesenian ini turut mengundang Bapak kepala desa dan Post Institute untuk turut hadir dalam latihan rutin kesenian karawitan disini.

Memasuki pukul 19.30 listrik belum bisa menyala. Akhirnya salah satu warga disana menggunakan jetset sebagai tenaga untuk menyalakan lampu yang ada di tempat latihan. Jetset pun yang berbahan bakar bensin ini bisa menerangi tempat latihan yang sudah diananti nanti oleh kelompok kesenian. Acapun dibuka oleh bapak Sukiman, sebelum latihan dimulai ada sedikit sambutan dari Bapak Kepala Desa Pasiraman dan Mas Deny Syahputra sebagai perwakilan dari Post Institute. Bapak Sujut Hariyanto pun selaku kapala desa memberikan sepatah kata penyemangat bagi para lansia yang tetap berjuang untuk melestarikan warisan bangsa yang berupa kesenian karawitan. Beliau sangat mengapresiasi dan mendukung acara ini untuk terus dilestarikan dan harapannya bisa ditularkan ke genarasi muda disana. Beliau juga menyampaikan “ niki mengke kesenian bakal ditampilaken teng acara agustusan”

Setelah sambutan dari pak Lurah, dilanjutkan dari mas Deny selaku manager Program dar Post Institute. Mas Deny menjelaskan tujuannya bersilaturahmi dengan kesenian karawitan dan mensosialisasikan juga dukungan dari Program Peduli untuk kesenian kesenian Pasiraman. Dan harapannya dukungan dari Program Peduli nanti bisa memberikan sumbangsih agar kelompok kesenian karawitan ini bisa terus aktif. Karena dengan adanya kelompok kesenian karawitan ini juga akan menambah rasa kerukunan dan kegotong royongan di kelompok kesenian ini.

Acara dilanjutkan dengan latihan seperti biasanya. Warga sangat menikmati tembang tembang yang di tabuh oleh kelompok kesenian. Tak sedikit juga warga yang datang hanya unutk melihat latihan ini. Mas deny pun juga turut menyumbangkan suaranya untuk ikut bernyanyi dengan kelompok kesenian karawitan ini.(aris)