The Postinstitute

"Empowering People, Fighting For Justice & Democracy"

Kamis, 17 Oktober 2019
Senin, 11 Jun 2012 13:06

Lomba Tartil Al-Quran SD/MI Se Kota Blitar di Radio Komunitas Jitu FM

Kreativitas dan ketrampilan merupakan salah satu sumberdaya yang harus didayagunakan untuk manfaat individu maupun komunitas. Karena dengan hal tersebut, diharapkan dapat menuai hasil yang berguna sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Hal ini dapat terlihat di radio komunitas Jitu FM, dengan segala upaya dan sumberdaya yang dimiliki, radio ini berusaha menyajikan sebuah kegiatan yang bermanfaat untuk komunitas dan masyarakat. kegiatan tersebut, diwujudkan dalam sebuah lomba tartil Quran tingkat SD/MI kota Blitar.

Menurut koordinator acara (Wawan Sugiarto), lomba tersebut sudah mulai dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2012 dan kemungkinan berakhir awal bulan Ramadhan. Sedangkan untuk peserta lomba tersebut diikuti oleh siswa-siswi tingkat SD/MI se-kota Blitar, dan diperkirakan berjumlah kurang lebih 200 peserta. Adapun pelaksanaan lomba diadakan tiap hari mulai pukul 15.00 sampai 17.00 WIB, di radio komunitas Jitu FM jalan Antasari 48 RT 03/02 lingkungan Santren, Kelurahan Tanggung, Kota Blitar, dan setiap harinya menghadirkan peserta kurang lebih 10 sampai 15 anak. Untuk surat yang dibaca pada lomba tersebut ialah Ad-Duha, Al-Qoriah dan Al-Humazah, sedangkan untuk pemenang lomba menurut Wawan Sugiarto akan diambil 6 terbaik dari seluruh peserta yang mengikutinya.

Kegiatan lomba tartil Quran ini memang yang pertama diadakan di radio komunitas Jitu FM, dan kebetulan pada acara tersebut pihak radio masih bekerja sendiri. Tetapi harapan nantinya, ada pihak-pihak lain yang dapat diajak bekerjasama ketika mengadakan sebuah kegiatan. Dari diadakan lomba tartil tersebut ada 2 tujuan yaitu pertama. Melakukan pengembangan pembacaan Al-Quran dengan baik dan benar menyongsong bulan suci ramadhan. Kedua. Menindaklanjuti peraturan Walikota No. 8 Tahun 2012 mengenai anjuran setiap siswa-siswi SD/MI yang akan masuk ke jenjang Sekolah Menengah Pertama diharapkan mampu membaca Al-Quran. Demikian menurut penuturan Wawan Sugiarto selaku koordinator acara tersebut (rif).