The Postinstitute

"Empowering People, Fighting For Justice & Democracy"

Jumat, 16 November 2018

Lingkungan dan Ketahanan Pangan

Program ini mendorong kesadaran lingkungan dalam upaya untuk merevitalisasi norma dan nilai lokal atau lokal visdom agar lebih bijak dalam menghargai lingkungannya. Good environmental governance yang didalamnya termuat prinsip transparansi, akuntabilitas dan partisipasi terus didorong dalam mencapai tujuan sadar lingkungan. Strategi yang dilakukan adalah advokasi lingkungan melalui upaya-upaya penguatan civil society.

Perempuan dan Anak

Perempuan dan anak seringkali menjadi korban dari sistem Negara dan social yang bias gender. Program ini merupakan upaya meniadakan atau mengurangi sebuah perilaku atau kebijakan yang bias gender, atau diskriminatif terhadap gender. Serta mendorong tumbuh dan berkembangnya kesadaran dan kesetaraan gender. Dalam mencapai tujuan tersebut maka kegiatan yang hendak dikembangkan adalah: Pelatihan-pelatihan gender, Pelatihan hak-hak perempuan, Pelatihan hak-hak reproduksi, Kampanye anti kekerasan terhadap perempuan dan anak, Pendampingan korban kekerasan bagi perempuan dan anak, Advokasi dan pengorganisasian.

Media dan Informasi Komunitas

Media sebagai pilar keempat demokrasi merupakan posisi yang strategis. Namun media seringkali terjebak dalam situasi yang dilematis antara kepentingan modal dan pembelaan masyakat lemah. Tetapi ada hal yang urgen terkadang tidak pernah disadari oleh para penyaji informasi yaitu penyajian opini dan pembentukan kerangka berfikir yang salah. Untuk itu media informasi sesuatu yang vital (kognisi-psikologis) dalam sebuah gerakan. Media informasi komunitas merupakan salah satu alternatif dalam memperjuangkan masyarakat lemah. Media Informasi komunitas yang di maksud adalam radio komunitas dan film komunitas. Program yang dikembangan dalam mencapai tujuan tersebut yaitu membangun jurnalisme warga (citizen Journalism), Membangun videografer komunitas, membangun opini publik yang berpihak rakyat, memperkuat dan meningkatkan akses informasi komunitas masyarakat, membangun budaya kritis dan membangun solidaritas masyarakat.

Pesantren, HAM & Demokrasi

Pesantren sebagai salah satu model lembaga pendidikan yang lebih tua dari umur republik ini diharapkan menjadi pelopor pendidikan yang toleran. Sikap toleransi akan menjadi satu-satunya perekat persatuan dan kesatuan antar berbagai kita, berupaya untuk didorong. Dialog yang cerdas dan dewasa antar berbagai antar, menjadi niscaya untuk diretas dan dikembangkan. Kebersamaan dalam berkarya dilingkungan sosialnya adalah cara konkrit dalam meredam konflik. Islam dengan pesantrennya sebagai mayoritas agama didorong menjadi core penegakan HAM dalam proses demokrasi yang damai. Program ini dikemas dalam berbagai model diantaranya diskusi berkala, seminar, live in dan pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan aktifis pesantren, dan aktifis muda agama-agama.